Sunday, October 28, 2018

One Fine Day in Bromo (A Throwback)

I'm not a fan of nature. If you ask me any places I wanna go, I'll likely say every city, every country I knew. But nature may not be my main reason. Even after knowing this beautiful place on Earth, I still don't change. However, I come to understand why people love exploring the beauty of nature. Beauty it is. God loves beauty and so does His creature, human.


BEAUTY - NATURE - FRIENDSHIP

This is a story including a trip by Wardah Beauty Agent Surabaya. We named it a Beauty Trip. Days after days, for works we're falling so deep. Target, funds, deal, participant. So after all the struggling days, to the mountain, we went. I'm not interested in something very mainstream but Bromo, you're beautiful.



I don't know exactly what beauty is tho. I don't know what makes Bromo beautiful. I didn't understand about nature and still don't. And I can't define what makes a scene of nature beautiful. Is it dramatic? Is it green? Is it about harmony? Is it dynamic?


I was amazed by how Bromo is. The green savanna. The zigzag hills. The whispering sand. The friendship among its features.

Friendship? What is friendship? Making harmony? Uniting differences? Sacrifice?



I tried to catch them all into my camera. But a lens doesn't do the just. We have five senses yet it only catches for a sense, visual. And no matter how many tricks I used to edit the pictures, the real Bromo is more dramatic.
    






xoxo,


Wardah

*ps: I miss my fellow old WBA haha

Wednesday, August 29, 2018

Menjadi WBA: Apa Itu Wardah Beauty Agent?

Banyak banget yang nanya, apa itu Wardah Beauty Agent alias WBA, kerjaannya apa dan sebagainya. Jadi aku pengen ngejelasin dan ngejawab di sini berdasarkan apa yang aku mengerti. FYI, aku jadi Wardah Beauty Agent di Distribution Center (DC) Surabaya ya.


Apa itu Wardah Beauty Agent (WBA)?
Kalau versi form registrasinya, WBA merupakan kumpulan mahasiswa aktif baik perempuan ataupun laki-laki yang dapat menjadi Public Relation Junior Wardah Cosmetics di kalangan anak muda di setiap kota yang terdapat Distribution Center Wardah di seluruh Indonesia. Waktu pertama kali masuk sih, yang aku tau pas dikenalin itu, WBA adalah freelance dalam tim promosi Wardah. Tapi setelah ngelihat deskripsi terbaru itu, hmmm mungkin nggak beda jauh ya.

Perlu digarisbawahi nih, laki-laki juga boleh ikutan. Sayangnya, karena biasanya gengsi dan nggak tau juga (atau mungkin teman perempuan pada nggak ngasih info biar nggak jadi saingan), jarang banget ada laki-laki yang daftar. Padahal tugas kita di sini nggak cuma masalah cantik-cantikan lho. Malah yang mau cantik-cantikan doang sih seharusnya nggak ikutan ini. (hehe, jahat)


Apa Tugas WBA?
Agak sedih kalau orang-orang ngira WBA itu tau segala harga produk dan pasti jualan, terlebih karena ada kata 'agent'-nya. Tugas WBA itu sebenernya membangun brand awareness dari produk Wardah di lingkungannya mahasiswa, yang sasarannya adalah mahasiswa serta anak SMP dan SMA. Bingung nggak sih membangun brand awareness itu gimana? Menurutku, intinya tuh bikin brand ini kedengeran terus gitu di telinga dan akrab dengan mata anak muda. Pada akhirnya emang tujuannya meningkatkan omzet, tapi bukan jualan juga kerjaannya (duh).


Wardah Beauty Agent seringnya bikin event-event. Paling sering lagi, event itu adalah beauty class. Supaya nggak bosan, kita sering ngemix acara beauty class itu dengan berbagai variasi, mulai dari makan-makan bareng di cafe, talkshow, sampai workshop sederhana. Beda kota, beda juga kegiatannya. Di beberapa kota, WBA punya 1 event besar untuk mencari spokesperson lokal untuk Wardah. Kalau di Surabaya namanya Wardah Beauty Talent, baru dijalankan sekali sih tahun 2017 kemarin. Kita dibebaskan banget mau bikin event apa, asal lewat izin 'pengasuh' kita tentunya.

Sebenernya, campaign alias 'cerewet' di media sosial juga termasuk brand awareness. Biasanya kita mengikuti campaign yang ditugaskan dari pusat. Kadang di regional Surabaya sendiri, kita bikin giveaway kecil-kecilan yang hadiahnya produk Wardah gitu.

Itu tugas utama ya. Kadang kita dibutuhkan di luar ranah mahasiswa dan anak muda, bahkan ikutan ngebantu event dari sister brands juga, yaitu Emina dan Make Over. Dan itu nggak masalah banget, karena kerjaan = uang pengalaman hehe.


Bagaimana Cara Menjadi WBA?
Pendaftaran WBA hanya dibuka melalui open recruitment yang dilakukan sewaktu-waktu. Rekrutmen ini nggak bersifat rutin tiap tahun atau tiap semester ya, dan kuotanya pun nggak menentu. Jadi tergantung kebutuhan dari Wardah di kota tersebut. Jumlah WBA yang lulus dari status mahasiswa juga menentukan nih jumlah slot WBA yang kosong.

Maka dari itu, yang pengen banget jadi Wardah Beauty Agent wajib pantengin terus media sosial WBA di daerahnya, supaya nggak ketinggalan info tentang open recruitment. Apalagi biasanya, jarak dipublishnya oprec dengan pelaksanaan itu mepet, Sis.

Nah, alurnya sendiri tergantung situasi ya. Kadang interview dulu baru proses-proses lainnya, kadang melalui pengumpulan berkas dulu. Intinya, ada beberapa tahapan (bisa dilakukan bersamaan) yang harus dilalui seorang mahasiswa aktif biar bisa jadi WBA:
- Seleksi Berkas: foto, KTM, formulir, CV, dsb
- Interview
- Wawancara Tertulis: ini sepertinya dalam bentuk Forum Group Discussion
- Psikotest

Lagi-lagi, mahasiswa yang mau jadi WBA memang harus harap-harap cemas di sosial media WBA supaya nggak ketinggalan info. Bahkan zamanku dulu, Sosial media nggak begitu dipakai dan segala info dikasihtau lewat sms aja. Biasanya, waktu pengumuman tahap selanjutnya dan hasil final nggak diberitahu di awal proses rekrutmen. Greget, bukan? Hahaha.

Udah deh, itu dulu hal-hal tentang Wardah Beauty Agent kali ini. Semoga bermanfaat ya. Selanjutnya aku mau nulis tentang manfaat dan challenge di WBA. Tentunya akan semakin subjektif lagi.

See ya, beauties!

xoxo,

Wardah


Monday, May 7, 2018

My Way of Dressing #1: Layering, Personal Touch, Affordable

Location: Mount Bromo Tengger Semeru, East Java

My personal style/way of dressing includes these 3:

1. Layering, it allows me to come with tons of different possible look with same items. Plus, sometimes non-hijab items are so freaking pretty and to be able to wear that, I must do some layering. Personally, I think layering makes me do some efforts and making effort is more satisfying.

2. Adding some personal touch. Literally. Making from scratch isn't a must, of course, adding some beads or patches also works. No one will ever have the precisely same item as me! In this case, I added some beads to the shoulder parts of my denim jacket and made fringe to the old jeans. This denim jacket is my current favorite.


3. Affordable. What's affordable to each person is different so just chill. For me, even buying an H&M sweater is still a luxury.





To support the statement of me keeping my style affordable, these are the details of how I got the items I wear in the pictures:

Gray Scarf
Traditional Market, IDR17.000. Just a basic Saudia square scarf.

Round Sunnies
Royal Plaza Surabaya, IDR50.000/2 sunnies

Long Sleeve White Shirt
"Tokomuslim" on Shopee apps, IDR32.000

Denim Jeans
"Shelly_shop" on Shopee apps, IDR94.500
The beads are from "centralhandmade" on Shopee apps, IDR2.600-2.700/pack

Black Belt
Stroberi, IDR30.000-ish. It has holes along the whole belt, so convenient for the petite me who always finds it difficult to get a fitted belt.

Culotte Jeans
My aunt's. I made some fringe on the hems, following a tutorial on YouTube. I lost track of the tutorial video I follow so you can search "fringe denim tutorial" or something like that on YouTube. There are some types of fringe so choose anything you want for your jeans.

Sneakers
A classic black Converse shoes. My sister gave me hers because she doesn't wear it anymore.




That's how I dress and I think it works for me. Tell me what's yours! It might be helpful.

xoxo,


Wardah
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...