Sunday, April 21, 2013

Inspiring Speech a la Dahlan Iskan

It was an awesome evening!!!!! And now, I want to write this post in Indonesian. Because, I want to share about a Minister of Republic of Indonesia, Dahlan Iskan!!!!

Tadi malam, tepatnya hari Sabtu malam Minggu, di tempat di mana MIZUMOUZA dilepas oleh orangtuanya 3 tahun lalu (GSG Harun Ar-Rasyid), datanglah salah seorang menteri di Indonesia. Ia adalah seorang sosok menteri yang unik. Bagaimana tidak? Kalo pejabat lain datang dengan jas necis dan sepatu kulit yang elite, ia justru memakai kemeja polos dan yang paling antik, sepatunya itu loh. Ia memakai sepatu olahraga!!! Such a great style of him! Ya, ia adalah Dahlan Iskan, Menteri BUMN Republik Indonesia.

Dan ada yang paling mengagetkan aku. Sebenarnya sudah banyak yang tahu, cuma aku aja kali ya, yang out of date (aku kan belum baca novel "Sepatu Dahlan"). Ternyata, ia nggak lulus tingkat sarjana. Ya, tepat sekali! Ia lulusan SLTA, tepatnya Madrasah Aliyah Negeri, as like me, who's almost graduated from MAN Insan Cendekia Gorontalo now. Makanya, ia berkata serasa kembali ke masa lalu saat datang ke sekolahku. Apalagi mendengar pembawa acara yang berbahasa Inggris dan Arab. Namun, ia begitu rendah hati dengan mengatakan bahwa sekolahnya dulu tidak sehebat sekolah kami. Such a great personality!

Mendengar kenyataan bahwa Pak Dahlan Iskan yang seorang Unique Minister karena lulusan MA pertama yang jadi Menteri BUMN, aku jadi teringat sesuatu. Aku miris melihat berita-berita tentang calon pejabat yang memalsukan ijazah demi melepas gelar "calon pejabat"-nya dan menggantinya menjadi "pejabat". Padahal, Pak Dahlan Iskan yang tanpa ijazah S1, bahkan hanya ijazah MA, mampu menjadi menteri yang baik dan disegani. Yah, beginilah memang  negeriku Indonesia. What a pity us.

Nah, ini pelajaran yang dapat diambil dari Inspiring Speech-nya semalam:
  • Orang pintar itu kadang merasa dirinya sendiri terlalu pintar, hingga menganggap orang lain itu bodoh. ini menyebabkan ia susah diterima di masyarakat.
  • Orang pintar kadang juga terlalu kaku, hingga ia sulit juga diterima masyarakat. Padahal ada kalanya kita harus kaku, dan ada juga kalanya kita harus lemas.
  • Yang terpenting dari seseorang adalah memiliki KARAKTER, PRINSIP, dan LEADERSHIP, serta MANAGEMENT yang baik.
  • Memimpin tidak sama dengan memerintah. Karena memimpin itu kadang kita justru harus mengalah dan menghargai pendapat orang.
Jadi, itulah rahasia (bukan rahasia lagi sih) mengapa Pak Dahlan Iskan yang hanya tamatan Madrasah Aliyah, yang membeli sepatu saja susah, bisa dipercaya, bahkan dipaksa Presiden untuk jadi menteri di kabinetnya. What a GREAT MINISTER.

These are some pictures we capture in the event :)

How lucky they are, directly talked with Mr. Dahlan Iskan
(Ayi, Nita, Halim, Ika, Madsol, Ronalda, and Ihsan)
Ini tanggal edit, bukan tanggal acara

Pictures from audiences' seats

And finally take some pictures with 'prasasti' which is written and signed by Mr. Dahlan Iskan
*Sorry, the pictures is a little bit alay. Ingin mencoba beberapa efek di Photobucket ;)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...